Sekilas Info

PADANG – Provinsi Sumatera Barat menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Gubernur se Sumatera Tahun 2018. Acara yang berlangsung pada tanggal 21 – 23 November 2018  yang lalu menghadirkan perwakilan Gubernur se-Sumatera yang mengusung tema “Pembangunan Infrastruktur Mendukung Pariwisata dan Pembangunan Regional Sumatera”.

Rakor tersebut bertujuan untuk menyatukan visi, menyamakan persepsi dan membentuk sinergitas antar wilayah Sumatera dalam kerangka pembanguna regional. Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai wadah meningkatkan jejaring antar daerah guna dapat meningkatkan daya saing mealui harmonisasi dan sinergita program dalam koridor kewenangan masing-masing yang didasari inisiatif dan komitmen bersama antar Provinsi Se Sumatera

Puncak Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Bapak Prof. Dr. Irwan Prayitno, Psi. MSc, pada Kamis (22/11). Pada rapat ini mengemuka pentingnya Wilayah Sumatera untuk fokus pada empat sektor utama yaitu : infrastruktur, konektivitas, pariwisata dan perkebunan. Keempat hal ini memiliki kesamaan yang sangat penting dan saling berkaitan bagi pembangunan regional Sumatera yang lebih sinergis kedepannya.

“Kepala Daerah se-Sumatera hendaknya menjadikan keempat sektor tadi fokus pembangunan daerah, dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur penting untuk membangun konektivitas, dan dengan adanya konektivitas maka pembangunan pariwasata dan distribusi hasil perkebunan di Sumatera akan menjadi lancar. Sebagaimana kita tahu pariwisata dan perkebunan cukup menonjol potensinya di Sumatera,” demikian dijelaskan oleh Gubernur Irwan Prayitno.

Pembangunan infrastruktur yang didorong melalui Rakorgub ini diantaranya adalah trans sumatra, kereta api lintas sumatera termasuk trans udara. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah di Sumatera dan berkaitan langsung dengan dukungan untuk pembangunan pariwisata. Disamping itu, kerjasama lintas bidang lainya juga perlu terus digiatkan seperti terkait mitigasi kebencanaan, pendidikan, kemiskinan dan kesehatan serta pertanian khususnya ketahanan pangan.

Fokus masing-masing sektor sebagaimana disampaikan diatas yang sudah dibahas secara detail pada Rapat Teknis yang dihadiri perwakilan Provinsi se Sumatera sebelumnya pada awal September 2018. Selanjutnya, hasil Rapat Teknis dan pembahasan yang muncul dalam Rakorgub ini menghasilkan sejumlah rekomendasi yang selanjutnya dituangkan dalam naskah kerjasama atau memorandum of understanding yang secara bersama sama ditandatangani oleh Gubernur se Sumatera.

Hasil rekomendasi dan kesepakatan bersama diatas selanjutnya akan ditindalanjuti oleh masing-masing pemerintah provinsi, baik dalam bentuk penganggaran dalam APBD masing-masing maupun diusulkan untuk difasilitasi ataupun didukung oleh Pemerintah Pusat melalui kementerian terkait.

Pada kesempatan ini, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat , Bapak Hansastri, SE.Ak, C.Fr.A menyampaikan bahwa “rakorgub merupakan kegiatan tahunan yang diikuti  oleh seluruh Perwakilan Gubenur se Sumatera yang tahun ini Sumatera Barat dipercaya menjadi tuan rumah. pada akhir pelaksanaan juga sudah dilaksanakan serah terima dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang akan bertindak menjadi Tuan Rumah pelaksanaan Rakorgub se Sumatera Tahun 2019 mendatang”.

Akhirnya, pelaksanaan Rakorgub ini diharapkan memberikan dampak pada percepatan pembangunan wilayah di Sumatera, sehingga selanjutnya dapat turut meningkatkan perekonomian nasional.@ Penulis : Ria Oktorina, SP. M.Sc, Editor : Deddy Suhendi, SE, Akt. MM

.